Cetak Pelatih Berkualitas, Afkab Belu Gelar Coaching Clinic dan Fun Futsal

oleh -4 views

Atambua,PatriotBatas.com-Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Belu menggelar kegiatan Coaching Clinic dan Fun Futsal selama dua hari sejak Rabu 15 hingga Kamis 16 Desember 2021.

Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 24 orang dari club futsal dan pelatih guru futsal di Belu bertempat di Gor L.A Bone Atambua wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Adapun materi kegiatan selama dua hari yakni, Teknik futsal, Goal Kiper, Law Of The Game. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan itu Asisten II Setda Belu Gerardus MBulu, Ketua Askab PSSI Belu, Theodorus Manehitu Djuang serta Pengurus Asosiasi Futsal Belu.

Jimmi Sianto selaku Ketua AFP Provinsi NTT menuturkan, kegiatan Coaching Clinic dan Fun Futsal sebagai kegiatan program Asosiasi Futsal Provinsi dan Kabupaten.

“Kegiatan ini untuk mencetak para pelatih yang handal dan berprestasi serta untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatih Asosiasi Futsal khususnya di Belu,” ujar dia.

Mantan Anggota DPRD NTT itu menjelaskan bahwa sasaran kegiatan untuk para guru futsal dan anak-anak pemain futsal. Kehiatan ini menjadi momentum gerakan kebangkitan futsal di Kabupaten Belu.

“Karena itu, melalui coaching clinic akan didapat hal-hal baru dari kepelatihan yang belum didapat, terutama bagi para pelatih muda,” ujar Jimmi.

Atas nama Asosiasi Futsal Provinsi dia menyampaikan mengapresiasi kepada kawan-kawan Afkab Belu yang sudah membangun komunikasi baik dengan Askab PSSI, Koni dan juga pemerintah Belu sehingga bisa disuport dan hari ini bisa dilaksanakan Coaching Clinic dan Fun Futsal di Belu.

Masih menurut Jimmi, pelatihan ini walau tidak diberikan sertifikat lisensi level 1 nasional. Tetapi patut berbangga peserta mendapat ilmu dan pengalaman baru sebab pelatih yang didatangkan instruktur pelatih level nasional.

“Ini belum kursus lisensi tetapi ilmunya sudah didapat. Tadi dalam perjalanan saya bilang di coach ini waktu sangat cukup jadi sampaikan semua selain materi level 1 nasional juga bagikan banyak ilmu,” kata dia.

Lanjut Jimmi, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan pelatih yang baik. Para guru olahraga di sekolah2 terus didorong untuk menjadi pelatih futsal. Tujuannya sehingga bisa mengajarkan siswanya untuk bermain futsal.

“Saya optimis kedepan memudahkan bila ada kursus ujian untuk mendapatkan sertifikat lisensi karena ilmunya sudah didapat saat ini. Saya harap manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Apalagi ini ilmu gratis tanpa keluarkan uang pendaftaran,” kata dia.

Dukungan dari DPRD Belu terkait alokasi anggaran di bidang olahraga raga sangat diharapkan. Mendukung fasilitas olahraga salah satunya bola kaki futsal wajib ada di setiap sekolah.

Tambah dia, harus mendukung talenta dan bakat generasi muda untuk memajukan daerah di bidang olahraga. Buktinya saat ini ada atlet bola kaki dari Belu yang sudah gabung berlatih di Timnas U 20.

“Olahraga futsal ini bapak kandungnya bola kaki. Jadi motivasi anak2 untuk belajar dari lapangan kecil menuju lapangan besar. Nanti setelah itu baru pilih ada yang di futsal ada yang di bola kaki. Bahkan ada atlit dari Belu yang lolos Pra PON dan saat ini sudah gabung di Liga 3 Nasional,” ketus Jimmi.

Kesempatan itu, Asisten II Setda Belu Gerardus MBulu mengatakan kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kapasitas pelatih. Ini pengalaman baru yang didapat dari instruktur yang berpengalaman di nasional.

Menurut Gerardus Pemkab Belu akan terus mendukung atlet muda baik dari bola futsal dan cabang olahraga lainnya. Kita punya harapan untuk berprestasi dan terlibat di berbagai tingkatan provinsi, nasional maupun internasional.

“Ini kesempatan baik untuk menambah ilmu dan pengalaman. Kita harap bisa mengajak generasi muda untuk bergabung. Ikut mengembangkan potensinya,” kata dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.