Pius Bria Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Belu

oleh -26 views

Atambua,PatriotBatas.com-Jelang suksesi Bupati dan Wakil Bupati Belu 27 November 2024 mendatang, mulai muncul sejumlah kandidat. Kandidat pemimpin Belu mulai dimunculkan. Salah satunya Pius Agustinus Bria. Pius digadang-gadang menjadi Calon Bupati maupun Wakil Bupati Belu.

Tentu banyak yang bertanya akan sosok ini. Namun pastinya, Pius Agustinus Bria yang kerap disapa Pio memiliki sejumlah pengalaman yang patut diperhitungkan.

Sosok muda kelahiran Atambua itu tidak bisa dianggap enteng karena memliki modal pengalaman berorganisasi maupun karier profesionalnya di tingkat nasional yang mumpuni.

Pio lahir dari keluarga politisi dimana ayahnya, Philipus Bria, BA pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Belu periode 2004-2009 dari Partai Golkar. Sementara ibundanya Blandina Fahik, wanita yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pio mulai bergelut dengan organisasi dengan menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mandira Kupang (2009-2011) dan Wakil Ketua Senat Mahasiswa Universitas (2011-2012). Ia juga dipercayakan menjadi pengurus beberapa organinsasi ekstra kampus termasuk organisasi mahasiswa asal Kabupaten Belu dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Bermula dari GMNI Cabang Kupang, Pio lalu bergabung dengan Presidium GMNI di Jakarta. Tentu bukan sekedar melengkapi struktur atau mengisi jatah daerah. Pio terpilih lantaran dianggap memiliki skill kewirausahaan. Ia mengisi jabatan Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kepala Badan Usaha Gerakan Ekonomi Organisasi Presidium GMNI 2013-2015.

Prestasi yang gemilang itu menjadi modal baginya sehingga dipilih secara aklamasi menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Presidium GMNI (2015-2017). Disinilah titik puncak mimpi untuk bergelut lebih jauh.

Menjadi Sekjen Presidium GMNI membuka peluang Pio untuk berkiprah di pentas politik. Agar semakin matang, ia lalu belajar di Lemhanas RI. Lemhanas adalah panggung para pemimpin nasional. Belajar di Lemhanas, membuat Pio punya cukup modal menjadi pemimpin politik maupun kepala daerah.

google.com, pub-2294605306840270, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-2294605306840270, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pius pernah menjadi Kepala Bidang Kewirausahaan dan UMKM DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Lalu menjadi Komite Tetap UMKM Kadin Nusa Tenggara Timur (KADIN NTT) pada Tahun 2022.

Di Tahun 2023, Pius bergabung dengan Organisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) sebagai Bidang Kehormatan DPP BMI serta Direktorat BPEK Pusat PDI Perjuangan.

Untuk organisasi politik. Pio mengasah naluri politiknya dengan bergabung di Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Kemudian menjadi Caleg DPRD Provinsi NTT, Dapil NTT VII pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Ia berhasil meraup suara signifikan dan menjadi caleg dengan perolehan suara terbesar kedua di internal PDIP.

Pada level karier profesional, Pius mendapat sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjadi Staff Direktur Hubungan Strategis dan Kelembagaan PT. POS Indonesia (BUMN) di Tahun 2020. Setelahnya, Perjalanan Karir Pius di Tahun 2021 menjadi Seorang Direktur Pemasaran di PT. Karnawesana Praya Indonesia, di Jakarta.
Pada Tahun 2021-2023, Pius menjadi Senior Advisor di PT. PNM (BUMN).

Lulusan Jurusan Ekonomi Manajemen Unwira Kupang itu, juga memimpin PT. Tagless Indonesia yang bergerak di bidang Konveksi & Web multimedia, sekaligus sebagai pemilik Kikonas Clothing yang bergerak dibidang penjualan kaos dengan tema nasionalis

Kepada media ini, Senin (1/4/2024) Pio menjelaskan alasan ia ingin maju dalam Pilkada Belu 2024. Disebutkan, modal menjadi pemimpin politik termasuk kepala daerah, tidak sebatas pintar berdialektika atau menguasai manajerial. “Tidak cukup itu,” ungkapnya.

Pemimpin lanjutnya, harus punya sense kewirausahaan maupun sosial. “Tidak hanya modal bicara, tapi utamakan pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya lugas.

Baginya, Salus Populi Suprema Lex yang bermakna kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi. Dengan begitu, apa yang menjadi harapan masyarakat dapat diwujudnyatakan dan rakyat menjadi perhatian utama.

Bermodalkan pengalaman organisasi maupun karier profesionalnya, ia ingin membangun masyarakat Belu yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu, dengan pemberdayaan ekonomi sebagai ujung tombaknya.

Menyoal partner-nya dan dukungan partai politik, ia mengatakan, saat ini sedang dalam penjajakan dengan figur-figur yang ada. Untuk partai politik juga sedang dikomunikasikan. (tim_paTas)

No More Posts Available.

No more pages to load.